| |

Rela berkorban menjadi lifestyle

rela_berkorban03.jpgrela_berkorban01.jpgrela_berkorban02.jpg

Pada hari Sabtu tanggal 16 November yang lalu, tema Character Building kita adalah tentang "Rela Berkorban". Pada hari itu, kami mulai dengan persekutuan doa yang dipimpin langsung dari sentral. Selama persekutuan doa berlangsung, para murid tampak hikmat mengikuti ibadah dan kami semua dengan semangat melantunkan semua pujian-pujian yang di bawakan oleh beberapa anggota persekutuan doa dan bersama ibu Caren. Selain itu, ditayangkan beberapa slides yang menarik serta beberapa video clips.

Rela Berkorban

relaberkorban02.jpgrelaberkorban01.jpgrelaberkorban03.jpg

Berkorban erat kaitannya dengan memberikan sesuatu untuk dikorbankan, seperti sapi, kambing, dan binatang-binatang lainnya untuk dikorbankan. Biasanya orang awam mengenal berkorban berupa membakar binatang untuk dipersembahkan. Namun, ternyata tidak demikian.

Kreativitias berbagi : Bazar

bazar04.jpgbazar01.jpgbazar02.jpgbazar03.jpgbazar06.jpgbazar05.jpg

Banyak orang berbagi dengan caranya masing-masing. Ada yang dengan memberi apa yang dimilikinya, namun juga ada yang dengan memberikan sebagian penghasilannya pada orang yang membutuhkan. Selain itu, banyak cara yang dapat dilakukan untuk berbagi dengan sesama.

 Memaafkan Sesama & Diri Sendiri (Caring)

memaafkan 01

Caring adalah sebuah tema yang memiliki arti yang sangat dalam bagi kami. Dalam satu karakter, tema Caring memiliki banyak aspek yang kami dapatkan sehingga kita benar-benar punya karakter “Peduli”. Karakter peduli ini tidak hanya peduli pada diri sendiri, namun juga pada sesama dan lingkungan sekitar pula.

Minggu ini, tanggal 28 September 2013, tema Caring ini mengajarkan kami untuk dapat memaafkan diri sendiri dan sesama serta tidak menyalahkan diri sendiri dan sesama, karena memaafkan itu berarti untuk diri kita sendiri. Kami juga menonton film yang berjudul “42”, tentang permainan baseball yang mengajarkan tentang memaafkan. Dari situlah kami diajarkan untuk tidak menyalahkan orang lain dan diri sendiri, karena itu merupakan hal yang tidak baik bagi kami.

Setelah implementasi, kami kembali ke kelas kami masing-masing. Di kelas, kami bermain “Gantikan Aku”. Pada permainan itu kami dibagi menjadi 2 kelompok besar, yang masing-masing diberi sejumlah poin. Permainannya adalah memilih benar atau salah berdasarkan pernyataan yang diberikan oleh guru implementer. Setelah memilih benar atau salah, kelompok yang kalah (salah menjawab) akan diberi pilihan, untuk menebus anggota kelompoknya yang salah menjawab atau tidak. Setelah permainan berakhir akan ditentukan pemenangnya dengan menjumlah poin yang ada. Dari permainan itulah kami dapat belajar bahwa bekerja secara kelompok lebih baik daripada bekerja secara individu. Dan bekerja secara kelompok juga mengasah kemampuan kami untuk bersosialisasi dengan sesama dan memahami karakter yang ada di sekitar kita. Kita juga tidak boleh menyalahkan satu sama lain, karena ini adalah satu tim. Dari sinilah kita juga belajar untuk memaafkan orang lain dan juga diri sendiri.

Sikap Berbagi

cb_sikap_berbagi_04.jpgcb_sikap_berbagi_02.jpgcb_sikap_berbagi_01.jpgcb_sikap_berbagi_03.jpg

Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang dan sedang membangun bangsa demi kemajuan negara. Namun, dapat kita jumpai saat ini terjadi kesenjangan sosial di masyarakat. Jadi, sikap peduli khususnya berbagi sangatlah penting di masyarakat zaman sekarang.

Pada tanggal 26 Oktober 2013, kami siswa-siswi SMP Kristen Petra 1 mengikuti kegiatan Character Building yang bertemakan berbagi. Setelah menyanyikan Mars Petra, kami mendengarkan apa yang disampaikan oleh bapak/ibu guru implementer. Dari sini kami belajar bahwa berbagi tidak harus dengan materi, seperti uang, makanan, pakaian, dan lain sebagainya namun ternyata berbagi juga bisa dilakukan dengan membagikan sukacita, kasih sayang, perhatian, dan lain sebagainya kepada sesama kita. Berbagi juga dapat dilakukan saat seseorang tidak dalam kondisi yang baik asalkan ada kemauan untuk berbagi sesuatu dengan orang lain. Kami juga menonton film berjudul “A Christmas Carol”, sebuah film yang mengingatkan kami untuk berbagi dalam kondisi apapun seperti yang ada dalam film tersebut.

Setelah itu, kami membuat gambar tempel. Jadi, kami membuat gambar tempel secara berkelompok namun hasilnya adalah pribadi. Ini menunjukkan bahwa dalam berkelompok pun juga ada sikap berbagi yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Setelah membuat gambar tempel, kami mengisi buku Mirror of Mine dan merefleksikan serta membuat komitmen supaya kami dapat berbagi dengan sesama dalam kondisi apapun.

Oleh karena itu, Character Building kali ini membentuk karakter yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan adanya sikap berbagi, artinya kita peduli pada sesama. Semangat!

 

<p>
    Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang dan sedang membangun bangsa demi kemajuan negara. Namun, dapat kita jumpai saat ini terjadi kesenjangan
    sosial, khususnya dalam bidang ekonomi, karena banyak orang yang semakin kaya tiap harinya. Namun, setiap hari juga banyak orang yang semakin miskin. Oleh
    karena itu, kesenjangan sosial pun terjadi. Jadi, sikap peduli khususnya berbagi sangatlah penting di masyarakat zaman sekarang.
</p>
<p>
    Dan karena itulah PPPK Petra memandang bahwa sikap berbagi merupakan hal yang penting dalam kehidupan saat ini dan masa depan. Pada tanggal 26 Oktober
    2013, kami siswa-siswi SMP Kristen Petra 1 mengikuti kegiatan Character Building yang bertemakan berbagi. Setelah menyanyikan Mars Petra, kami mendengarkan
    apa yang disampaikan oleh bapak/ibu guru implementer. Dari sini kami belajar bahwa berbagi tidak harus dengan materi, seperti uang, makanan, pakaian, dan
    lain sebagainya namun ternyata berbagi juga bisa dilakukan dengan membagikan sukacita, kasih sayang, perhatian, dan lain sebagainya kepada sesama kita.
    Kami juga belajar bahwa ternyata berbagi tidak harus dilakukan pada saat kita kaya, namun pada saat kita berkecukupan bahkan kurang sekalipun kita dapat
    berbagi kepada sesama. Berbagi juga dapat dilakukan saat seseorang tidak dalam kondisi yang baik asalkan ada kemauan untuk berbagi sesuatu dengan orang
    lain. Kami juga menonton film “A Christmas Carol”, sebuah film yang mengingatkan kami untuk berbagi dalam kondisi apapun seperti yang ada dalam film
    tersebut.
</p>
<p>
    Setelah itu, kami membuat gambar tempel. Jadi, kami membuat gambar tempel secara berkelompok namun hasilnya adalah pribadi. Ini menunjukkan bahwa dalam
    berkelompok pun juga ada sikap berbagi yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Setelah membuat gambar tempel, kami mengisi buku
    Mirror of Mine dan merefleksikan serta membuat komitmen supaya kami dapat berbagi dengan sesama dalam kondisi apapun.
</p>
<p>
    Oleh karena itu, Character Building kali ini membentuk karakter yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan adanya sikap berbagi, artinya kita
    peduli pada sesama. -Biarlah program-program yang dibuat tim CB PPPK Petra dapat semakin baik. Semangat!
</p>
boost the values reap the success