| |

Menghargai Sesama

Menghargai sesama harus dilakukan dimanapun kita berada. Menghargai orang lain atau memberi respect merupakan keutamaan dalam hidup. Menghargai orang lain yang berbeda dalam agama,suku, maupun budaya. Menghargai itu sangat penting karena kita tidak dapat hidup tanpa orang lain, kita tidak bisa semena-mena menganggap diri kita lebih tinggi dan tidak butuh orang-orang rendahan. Dengan menghargai kita dapat menimbulkan suasana damai, tentram, dan sukacita diantara sesama. Kita membutuhkan orang lain, karena itu menghargai sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Sikap ini adalah sikap damai, dimana seseorang menganggap keberadaan orang lain sebagai bagian dari lingkungan sama seperti dirinya, tidak saling bermusuhan atau merugikan antar sesama manusia, tidak membeda – bedakan, tidak menganggap bahwa dirinya adalah manusia yang hebat dibandingkan manusia yang lain dan tidak menganggap manusia lain itu lebih rendah. Menghargai orang lain, sebagai salah satu unsur kecerdasan moral adalah elemen yang penting untuk kita tanamkan sejak dini. Dengan bisa menghargai orang lain, kita bisa menjadi insan yang lebih baik dan terpuji. Meskipun kita tidak mengenal semua orang yang ada di sekitar kita, kita harus tetap menghargai mereka. Sebaiknya kita dapat mengucapkan kata permisi ketika kita melewati orang yang sedang menyapu, atau mengucapkan terima kasih ketika kita dibantu untuk membawakan barang. Hal-hal kecil seperti itu membuat sesama kita merasa dihargai. Jika kita mau dihargai, hargailah orang lain. Itu lah yang diajarkan character building di sekolah. Kita juga diberi pengertian bahwa sikap tidak saling menghargai dapat berbuah konflik/pertikaian di masyarakat. Kita juga telah menonton cuplikan film tentang 4 anak yang sangat berbeda dari agama, suku, dan warna kulit tapi tetap bersahabat dengan baik. Selain itu ada kegiatan membuat puisi untuk teman atau orang di sekitar kita, lalu kita diminta untuk maju dan membacakan puisi tersebut. Character building kali ini sangat penting sekali bagi kita, karena di zaman ini banyak sekali anak-anak remaja seperti kita yang tidak peduli dengan perbedaan. Semoga character building kali ini bisa membuat kita menjadi anak Tuhan yang lebih baik.

menghargai_sesama1.jpgmenghargai_sesama3.jpgmenghargai_sesama2.jpg

Menghargai Perbedaan

Di dunia ini sangat banyak perbedaan, contohnya perbedaan bahasa, suku, warna kulit, warna mata, agama,dan lain-lain. Karena itu sangat penting untuk menghargai perbedaan yang ada. Salah kata sedikit saja tentang perbedaan akan menimbulkan konflik yang sangat besar. Tapi bagi para remaja seperti kita sangat susah untuk menghargai perbedaan tersebut. Banyak kejadian-kejadian tragis di negara kita sendiri. Banyak korban maut hanya dengan salah kata atau salah ucap. Segala tindakan kita dinilai oleh banyak orang, karena itu kita harus berhati-hati dalam bertindak dan berucap. Apalagi dalam era globalisasi, orang-orang saling menghina di dalam sos-med. Di character building kita diajari untuk saling menghargai perbedaan-perbedaan yang ada. Mengapa kita memandang perbedaan itu buruk? Padahal kenyataannya, perbedaan itu indah, bunga-bunga di padang lebih indah jika banyak warna dan jenisnya, lukisan akan lebih menarik jika banyak warna yang dipakai. Perbedaan itu indah dan menarik, tetapi seringkali kita memandang itu buruk. Jika ingin hidup ini lebih hidup, kita harus belajar menghargai dan menerima perbedaan yang ada. Bayangkan jika berjuta-juta manusia yang hidup di bumi ini semua sama dengan kita. Cara berpakaian, berbicara serta cara berpikir, hidup kita hanya berputar-putar ya pada diri kita sendiri. Banyak orang ingin hidupnya hanya disekelilingi orang-orang se-ras dengannya, atau se-agama. Tanpa mereka sadari, hidup ini terasa hampa tanpa adanya perbedaan itu. Hal itu membuktikan bahwa perbedaan adalah dasar dari segalanya. Perbedaan adalah anugerah yang tak dapat dirasakan kenikmatannya secara langsung. Apabila menghargai perbedaan dapat terwujud di dalam kehidupan kita sehari-hari. Niscaya, kehidupan yang harmoni dan selaras akan terwujud. Serta kehidupan yang aman, tentram, dan damai juga akan terbentuk dengan sendirinya karena dengan cara ini maka peperangan yang ditimbulkan akibat perbedaan SARA dapat dihindari. Seperti kata presiden Amerika, John F.Kennedy “If we cannot now end our differences, at least we can help make the world safe for diversity.” Atau dengan bahasa Indonesianya, “Jika kita tidak bisa mengakhiri perbedaan-perbedaan kita, paling tidak kita dapat membantu dunia aman untuk keanekaragaman“.

menghargai_perbedaan2.jpgmenghargai_perbedaan3.jpgmenghargai_perbedaan4.jpgmenghargai_perbedaan1.jpg

Mematuhi Norma

Tahun ajaran baru telah hadir dan kami menyambutnya dengan penuh semangat. Seperti biasa setiap hari Sabtu kami mendapatkan pembelajaran karakter dengnan tema yang baru yaitu ”Mematuhi Norma”. Tema ini memang tidak asing bagi kami karena kami sering mendapatkannya pada pelajaran PKN dan juga telah mempraktekkan dalam kehidupan kami sehari-hari.

Namun kali ini ada rasa yang berbeda pada saat bapak ibu guru memberikan hal-hal yang berhubungan dengan tema ini. Kami harus mematuhi norma yang ada baik di rumah, sekolah dan masyarakat. Ternyata banyak hal yang masih belum kami ketahui dan banyak hal lagi yang harus kami lakukan. Melalui film yang kami tonton. Sungguh kami lebih menyadari betapa pentingnya norma dalam kehidupan kami.

Sebelum kreativitas di kelas, Pak Kristian menyapa kami denngan renungan dalam tema “Mematuhi Norma”. Kami di ingatkan agar kami tidak menjadi orang yang tidak taat pada aturan ataupun tidak menghormati orang lain. Banyak contoh yang diberikan agar kami lebih memahami norma-norma yang ada. Lebih lagi Bu Hariati mengingatkan kami dalam Morning Devotion agar kami dapat mematuhi norma-norma yang ada baik dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Juga beliau memberikan contoh norma di dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat yang sering kami abaikan. Dengan cuplikan film yang juga mengingatkan kami harus konsekuen dengan aturan-aturan yang kita buat di dalam kelas.

Kami dapat merefleksikan tema ini, pada saat kreativitas, kami diminta membuat mini scrapbook dimana kami membawa koran dan mencari artikel yang berhubungan dengan norma baik contoh norma yang dilakukan ataupun diabaikan. Setelah itu, kami diminta mempraktekkan sosio drama yang temanya mencakup norma-norma yang telah disiapkan oleh bapak ibu guru. Dengan sungguh kami menghayati dan merefleksikan sosio drama ini dengan sepenuh hati. Dengan demikian kami sadar bahwa hidup ini penuh warna dan dengan adanya norma yang ada kami dapt berjalan di track yang benar serta kehidupan kita lebih harmonis baik di dalam keluarga, sekolah dan masyarakat.

norma3.jpgnorma4.jpgnorma5.jpgnorma6.jpgnorma2.jpg

Harmony Day, Here We Come

harmony-dayCharacter Building sudah erat kaitannya dengan Mirror of Mine, nonton film, prakarya, kreativitas, dan banyak lagi. But, this time, Character Building appears in a different way... Ya, hari Sabtu, 12 April 2014 kami, SMP Kristen Petra 1 Surabaya mengadakan suatu acara yang sangat berkesan, yaitu Harmony Day, dimana hari ini kami lebih menjalin keharmonisan dan keakraban satu dengan yang lain.

Harmony Day kami mulai dengan ibadah persekutuan doa gabungan di aula. Kami memuji dan memuliakan Tuhan dengan segenap hati, lalu mendengarkan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pak Panca selaku guru agama SMP Petra 1. Setiap kelas mengirimkan perwakilannya untuk berdoa syafaat tentang banyak macam hal yang akan kami lakukan. Harmony day adalah saat dimana kami menyatukan hati, saling mendoakan sesama, dan kami benar-benar bersandar kepada Tuhan. Tentu saja keharmonisan kami tidaklah sebatas di hari ini saja, dalam keseharian kami telah mengimplementasikan keharmonisan ini pada saat pelajaran seperti teman yang pandai membantu teman yang masih kurang secara akademik, lain daripada itu kami saling membantu terhadap teman yang membutuhkan yang diwujudkan dalam saudara angkat.

Menimbang Sebelum Bertindak

menimbang01.jpgmenimbang02.jpgmenimbang03.jpg

Pendidikan karakter yang kami dapatkan setiap hari Sabtu sangatlah bermanfaat untuk bekal kami saat kami beranjak dewasa. Tema yang kami dapatkan bervariasi tetapi sungguh mengena di hati kami.  Sabtu, 17 Mei 2014, kami mendapatkan tema “Menimbang sebelum bertindak”. 

boost the values reap the success