| |

Ketika Kelemahanku Menjadi Berkat

Kelemahanku Jadi Berkat

"Kelemahan? Mengapa harus dibuat minder? Itu bukan masalah, ayo kita gali bakat kalian yang sudah lama terpendam itu!" Begitulah perkataan dari salah satu guru Bahasa Inggris yang menjadi motivasi kami. "Pratices Make You Perfect!" itu adalah motto yang selalu kami ingat. Ajang bergengsi menyapa kami kembali dalam lomba story telling yang disediakan oleh Dispendik dan sebuah lembaga Bahasa Inggris yang terkenal.

 


Sekolah kami, SMP Kristen Petra 1, mengirim dua kontestan untuk mengikuti lomba ini. Kami yang diutus sekolah adalah, Daniel Rahmatcipta kelas IX-4 dan Evelyn Audrey IX-10. Bahagia rasanya saat kami harus membawa nama sekolah. Tentu saja kami berusaha semaksimal mungkin. Kami diberi pelatihan dan dukungan baik secara fisik maupun dalam persiapan mental oleh guru Bahasa Inggris.


Lomba dengan tema "Where Learning Never Ends" (Di mana Belajar Tiada Hentinya) dihadiri oleh banyak sekali peserta. Saatnya kami harus bersiap untuk tampil dalam story telling. Kontestan yang pertama adalah Evelyn Audrey dengan tampilan dan kemampuannya yang sangat baik dan dilanjutkan oleh Daniel Rahmatcipta. Dengan rasa percaya diri, dia menampilkan dengan menggebu-gebu ditambah dengan kebolehan vokal suaranya, dia mempersembahkan nyanyian. Tak lupa dia menceritakan suatu hal yang sangat berharga yaitu "A Journey of My Voice" (Sebuah Perjalanan Suaraku). Kami telah berusaha semaksimal mungkin.


Setelah semua peserta maju dan para juri sudah berdiskusi, para peserta pun menunggu pengumuman dengan perasaan cemas dan tak menentu. Tibalah juri mengumumkan, dag dig dug.... degup jantung kami. Dan akhirnya kami mendengar pengumuman siapa yang meraih juara. Daniel Rahmatcipta memang tidak memenangkan predikat utama, namun dia berhasil meraih nominasi predikat juara favorit ke-3, berdasarkan pilihan para juri.


"Jadilah seperti Beethoven," serunya. "Beethoven tidak kaya dan tidak sempurna, namun, ia telah menghasilkan mahakarya dalam dunia musik klasik". Kami pulang dengan tidak putus asa, namun kami akan menjadikan kelemahan kami untuk menghasilkan yang terbaik pada lain waktu.

boost the values reap the success