| |

Perjuangan Yang Tidak Sia-sia

English Elyon

News Reading Competition.... Kembali menantang kami. Kompetisi ini diadakan oleh Elyon Christian School. Tentu saja kami tertantang untuk mengikuti karena excellent point di sekolah kami adalah Bahasa Inggris. Beberapa dari kami terpilih untuk mengikuti kompetisi ini, Phebe (kelas 9.2), Kimberly (kelas 9.8), Arthur (kelas 9.8), dan Michael (kelas 9.8). Kami berempat sangat antusias untuk mengikuti lomba ini. Setiap hari kami berlatih bersama guru Bahasa Inggris Miss Meilinda dan Mr. Patrick. Seminggu sebelum lomba kami berlatih lebih giat lagi. Rasa capek tidak pernah kami rasakan.

Tiba saatnya untuk bertanding, Hari yang kami tunggu-tunggu, Sabtu, tanggal 3 September 2016. Kami berkumpul di sekolah pukul 07.00 dan berangkat ke Elyon Christian School. Sesampainya di Elyon Christian School, kami melakukan daftar ulang. Setelah itu kami diminta menunggu di ruang tunggu, untuk menunggu babak penyisihan. Kami masuk dan berkenalan dengan peserta lain. Kebanyakan dari mereka berasal dari sekolah Internasional yang kesehariannya berbicara dalam Bahasa Inggris.


Satu per satu kami memasuki babak penyisihan. Rasa nervous dan ketakutan menyelimuti hati kami. 20 menit berlalu, 50 menit berlalu, terasa lama sekali menunggu. Akhirnya kami dipanggil satu per satu, "Please go to the elimination room...". Di ruang eliminasi kami diberi waktu 1 menit untuk mempersiapkan penampilan kami. Kami juga diperbolehkan berdoa terlebih dahulu sebelum tampil. Bel berbunyi menandakan waktu 1 menit untuk mempersiapkan diri telah habis. Kami yang tampil, maju ke meja yang sudah disediakan untuk penampilan kami. Di atas meja tersebut di sediakan 1 script untuk kami baca dan 1 microphone untuk memperjelas suara kami.


Setelah cukup lama kami menunggu, kami diminta untuk melihat hasilnya. Kami bergegas ke papan pengumuman dan nama kami semua ada di sana. "Miss, I'm in"..... Akhirnya 10 orang lolos ke babak final. Nama kami berempat ada dalam deretan 10 orang tersebut. The big ten.... Terima kasih Tuhan. Namun perjuangan kami belum selesai.


Kami semua diminta untuk naik ke lantai 3, tempat dimana babak final dilaksanakan. Lagi-lagi kami diminta menunggu. Setelah beberapa saat, seorang panitia masuk dan membacakan aturan dalam babak final. Satu per satu dari kami memasuki ruangan. Kami diberi text on the spot, yang boleh kami baca dulu sebelum tampil. Saat kami tampil di atas panggung, kami membaca text sambil mengatur eye contact, pronunciation, serta intonasi yang baik layaknya seorang reporter. Ketegangan kami hilang saat kami memiliki self confidence dan do the best dalam News Reading Competition ini.


Setelah itu, kami kembali menunggu pengumuman dari panitia. Seorang panitia membacakan para pemenangnya. dan bahagianya kami saat mendengar....the 3rd winner, Arthur and the 4th winner, Phebe from Petra 1 Christian Junior High School. Kami tidak menyangka 2 dari kami masuk the big five, Phebe dan Arthur. Kami sangat bangga dan usaha kami tidak sia-sia. Terima kasih Tuhan dan terima kasih sekolahku tercinta.


" winning isn't everything, it's the only thing" – Vince Lambardi

boost the values reap the success