| |

Sex Education

Ceramah Sex

Perkembangan zaman, maju? Ya!!! Perkembangan teknologi, pesat? Jelas!!! Pengaruh yang ditimbulkan banyak? Pasti!!! Inilah keadaan dunia saat ini,yang mau tidak mau bagi kita yang masih berada di dunia harus mengalaminya. Demikian pula bagi para generasi muda atau remaja yang sedang tumbuh,berkembang dan mencari jati diri. Begitulah dr. Agustinus mengawali ceramahnya. Ceramah sex ini diberikan kepada siswa kelas 9.

           

dr. Agustinus secara detail memaparkan tentang Pornografi. dr. Agustinus mengatakan, perkembangan zaman yang saat ini berdampak dalam hal pornografi. Semakin lengkap, mudah, murah dan cepat untuk mendapatkan informasi tentang Pornografi. Namun sayang, informasi tersebut belum dijamin kebenaran serta pertanggung jawabannya. Maka banyak masyarakat yang tersesat mengenai perubahan perilaku seksual/ bebas. Perubahan perilaku seksual ini terjadi karena hormon, budaya, pendidikan, sexual behavior dan lingkungan pertemanan. Masyarakat juga mempercayai mitos bahwa saya tidak akan hamil, jika sex kali pertama, sex posisi berdiri, sperma dikeluarkan di luar, sex di dalam kolam, sperma segera dikeluarkan/dicuci, bila wanita posisi di atas, bila pria meminum 2 liter soda sebelumnya, bila dilakukan dengan pakaian lengkap, dan bila minum pil KB setelahnya. Hal ini yang perlu diluruskan.

 

Pada kesempatan ini, juga dipaparkan mengenai beberapa penyakit seksual menular yang harus diperhatikan. Penyakit seksual tersebut antara lain: Chancroid,chlamydia,granuloma inguinale, gonorrhea, syphilis, candidiasis, HIV/AIDS, hepatitis B dan C, Herpes, HPV/papiloma, kutu, dan lain-lain. Penyakit ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, serta merusak masa depan. Sungguh banyak pengetahuan yang diperoleh di acara ini. Para siswa juga sangat antusias mendengarkan paparan dari dr. Agustinus.

 

Informasi yang tak kalah menarik adalah tentang pornografi. Pemerintah melalui undang-undang Republik Indonesia no. 44 tahun 2008 tentang Pornografi, memberikan rambu bahwa yang termasuk pornografi dapat berbentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, ataupun pertunjukan di muka umum yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual, yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

 

Selain pornografi, ada hal yang dipaparkan dalam acara ini, yaitu perilaku sex yang menyimpang. Perilaku sex yang menyimpang dapat menimbulkan hal negatif. Untuk mengantisipasi hal yang negatif sehubungan dengan perilaku sex yang menyimpang, maka dibutuhkan pendidikan seksual yang benar dan bertanggung jawab. Pendidikan seksual yang benar dan bertanggung jawab, mencakup anatomi dan fisiologi, perubahan sex sekunder, serta kesehatan seksual. Perilaku seksual yang benar dan bertanggung jawab, hanya ketika sudah menikah/ marriage sex.

Para siswa juga masih sangat antusius mendengarkan dr. Agustinus sampai selesai. Para siswa juga banyak yang bertanya kepada dr. Agustinus berkaitan dengan pornografi, penyakit menular, dan juga penyimpangan sex. Para siswa ingin mendapatkan informasi yang benar mengenai hal tersebut, agar tidak salah melangkah. Pada akhir acara para siswa memberikan tepuk tangan yang meriah kepada dr. Agustinus sebagai ucapan terima kasih mereka.

boost the values reap the success