| |

Terima Kasihku kepada Guruku

25 November merupakan hari yang istimewa bagi bapak dan ibu guru, karena pada hari ini kami memperingati Hari Guru Nasional. Tahun ini OSIS mempersiapkan kejutan untuk guru-guru SMP Kristen Petra 1. OSIS ingin memberikan bingkisan dan membuat acara perayaan yang istimewa sebagai persembahan untuk bapak dan ibu guru. Oleh karena itu, OSIS menyiapkan penampilan drama, menyanyi, menyampaikan ucapan terima kasih, serta testimoni dari OSIS, ketua kelas VII, VIII, dan IX, bahkan menghadirkan alumni dan orang tua wali murid SMP Kristen Petra 1 sebagai kejutan.

 
Screenshot_20.jpgScreen_Shot_2021-11-25_at_7.32.10_AM.jpgIMG_6011_Copy.jpgIMG20211125082825_01.jpg

Persiapan yang dilakukan cukup singkat, kami hanya rapat sekitar 4-5 kali. Mori sebagai ketua OSIS SMP Kristen Petra 1, membagi acara sesuai minat dan kemampuan setiap anggota OSIS. Setelah membagi penampilan yang sesuai dengan minat dan bidang siswa, ada usulan yang menarik dari salah satu anggota OSIS yaitu Cristio. Cristio mengusulkan agar OSIS membuat drama yang ditampilkan secara langsung pada saat zoom bersama bapak dan ibu guru. Pada drama tersebut OSIS memerankan beberapa guru yang ada di SMP Kristen Petra 1. Wah…. itu ide yang sangat baik, kami semua mendukung dan menyetujui ide tersebut. Meskipun persiapan dan penampilannya dilakukan ditenggah persiapan PAS, tetapi kami OSIS sangat bersemangat untuk merayakan Hari Guru. Karena Hari Guru adalah salah satu hari yang paling spesial buat kami, yang patut dirayakan setiap tahun. Bagi kami para murid, guru adalah penentu awal yang mendidik mental, karakter, kepribadian, dan kecerdasan kami yang nantinya menjadi modal kami menjadi tonggak-tonggak kemajuan negeri di masa yang akan datang. Selain itu, kami juga ingin menunjukkan rasa terima kasih kami atas semua yang sudah diberikan oleh guru-guru kami.

Kamis, 25 November 2021 akhirnya tiba, saat acara berlangsung kami semua sangat antusias, kami harus bangun pagi dan siap pukul 07.00 untuk bergabung dalam zoom briefing pagi bapak dan ibu guru. Cristio yang berperan sebagai Mr. Thomas sudah berdandan dengan totalitas. Cristio menaburi rambutnya menggunakan serbuk masker agar kelihatan putih, baju biru yang senada dengan seragam guru dan kaca mata serta kumis palsu. Sungguh lucu sekali penampilannya saat itu. Sebenarnya Cristio merasa takut dan cemas saat drama, “Menjadi Mr Thomas sebenarnya tidak terpikirkan dan sempat dredeg.... takut Mr. Thomas tidak berkenan nantinya, ” kata Cristio. Tapi Puji Tuhan segala kekuatiran Cristio tidak terjadi, semua berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Bapak dan ibu guru juga memuji penampilan kami dan terharu atas persembahan dari kami. Mungkin apa yang kami lakukan tidak sebanding dengan apa yang sudah guru-guru berikan kepada kami, namun ini adalah bentuk kasih dan ucapan terima kasih dari kami kepada para guru.

Naomi Cindy N

boost the values reap the success