| |

Junior DBL 2019

Angg-6444Developmental Basketball League (DBL) adalah ajang tahunan kompetisi bola basket pelajar SMP dan SMA terbesar di Indonesia. Pada tahun ini, kompetisi untuk level SMP bernama Junior DBL ―sebelumnya JRBL (Junior Basketball League)― dilangsungkan di SCC Pakuwon Mall Surabaya pada tanggal 15─28 Februari 2019. Event ini juga diikuti dengan cheers dance competition. Dua tim SMP Kristen Petra 1 (putra dan putri) turut menjadi bagian dari 27 tim peserta (putra dan putri) dalam kompetisi ini.

Angg-5319.jpgAngg-6001.jpgAngg-4941.jpgAngg-5937.jpgAngg-5215.jpgAngg-5242.jpgAngg-5461.jpgAngg-5674.jpgAngg-5695.jpgAngg-5421.jpgAngg-5808.jpgAngg-5267.jpgAngg-6450.jpgAngg-5286.jpgAngg-5796.jpgAngg-5909.jpgAngg-6079.jpgAngg-5532.jpgAngg-4934.jpgAngg-5640.jpgAngg-5259.jpgAngg-6340.jpgAngg-5255.jpgAngg-6295.jpgAngg-6272.jpgAngg-5147.jpgAngg-4911.jpgAngg-5453.jpgAngg-5889.jpgAngg-5385.jpgAngg-5180.jpgAngg-5394.jpgAngg-5569.jpgAngg-5322.jpgAngg-5689.jpgAngg-5641.jpgAngg-5198.jpgAngg-6328.jpgAngg-5166.jpgAngg-5828.jpgAngg-6381.jpgAngg-5790.jpgAngg-5819.jpgAngg-6219.jpgAngg-5371.jpgAngg-5999.jpgAngg-5544.jpgAngg-5282.jpgAngg-6444.jpgAngg-5765.jpgAngg-5740.jpgAngg-6083.jpgAngg-5444.jpgAngg-6182.jpgAngg-6045.jpgAngg-6028.jpgAngg-5648.jpgAngg-5491.jpgAngg-6138.jpgAngg-5376.jpgAngg-5779.jpgAngg-4918.jpgAngg-5264.jpgAngg-5175.jpgAngg-5718.jpg

Pada pertandingan awal tanggal 15 Februari 2019, tim putra Petra 1 sudah bertemu dengan salah satu tim kuat, Nation Star Academy. Melalui pertandingan sengit, Petra 1 mampu unggul dengan skor 25-21. Pada tanggal 17 Februari 2019, tim putra Petra 1 melawan Gloria 1, dan tim putri Petra 1 melawan Gloria 2. Keduanya menang dengan skor 28-17 untuk tim putra, dan skor 36-13 untuk tim putri. Dalam dua pertandingan berikutnya, tim putri berhasil mencatatkan kemenangan atas Gloria 1 dan SMP Negeri 1 Wonoayu, namun perjuangan tim putri hanya sampai Big Eight.

Angg-4941

Perjuangan untuk mengharumkan nama sekolah juga dilakukan oleh tim cheers Petra 1, Funktopia. Mereka mampu masuk Top Ten, dengan dance yang rancak dan kompak diselimuti tema misteri “Who is the Killer?” Keren banget! Funktopia mampu terus melaju hingga masuk Best Five, dan perform lagi saat laga final bola basket putra.

Angg-5421

Tanggal 22 Februari 2019, tersaji ‘perang saudara’ saat Petra 1 bertemu Petra 4. Laga ini berhasil dimenangkan oleh Petra 1 dengan skor 30-21. Dua hari berselang, Petra 1 kembali melakoni ‘perang saudara’ dengan Petra 3 untuk memperebutkan Fantastic Four. Sejak awal hingga babak III, Petra 1 mampu menjaga keunggulan. Namun memasuki babak IV, laga makin sengit dengan selisih skor yang makin menipis. Para suporter turut dibuat tegang. Hingga pada sembilan detik terakhir saat skor 43-43, Bryan Stanley menjadi pahlawan Trone (julukan Petra 1) dengan shooting-nya! Petra 1 menang dengan skor 45-43.

Angg-6182

Tanggal 25 Februari 2019, Petra 1 melawan Santa Clara untuk tiket ke final. Petra 1 sempat tertinggal pada babak awal, namun mampu mengejar pada babak III, bahkan mengungguli perolehan skor hingga laga berakhir. Suasana di arena Junior DBL pecah seketika begitu Petra 1 memastikan diri ke final.

Angg-5453

Tanggal 28 Februari 2019, laga final mempertemukan Petra 1 dengan Angelus Custos 1. Sekitar tujuh ratus suporter Petra 1 memenuhi tribune, bahkan sampai ke pinggir lapangan. Sebelumnya, acara diisi penampilan tim cheers yang masuk Best Five. Puji Tuhan, Funktopia meraih Juara III untuk cheers dance competition. Setelah itu, laga final pun dimulai. Laga berlangsung menegangkan dan penuh semangat, ditambah yel-yel suporter yang menggema di arena Junior DBL. Saat bola di tangan lawan, teriakan “Defense! Defense! Defense!” begitu serentak. Saat bola dikuasai Petra 1, teriakan “Go! P1! Go! Go! P1!” meramaikan tribune. Hingga babak III Angelus Custos 1 mampu unggul jauh. Namun masuk babak IV, Petra 1 mulai mengejar. Keefektifan dalam menerapkan strategi tim menjadikan skor sementara 43-47. Para suporter makin deg-degan. Pada menit-menit akhir, Aurelio mencetak dua poin untuk menjadikan skor sementara 50-51, masih dalam posisi mengejar. Tim lawan tidak tinggal diam dengan mencoba bertahan dan mengulur waktu. Pada 24 detik terakhir, lawan kehilangan bola dan berpindah ke Petra 1. Tiga detik terakhir, Petra 1 berusaha menyerang, Cliff berhasil memasukkan bola ke dalam ring. Suporter langsung bersorak hingga masuk ke area lapangan. Namun, official pertandingan belum memberi keputusan. Mereka harus melihat video replaydari shooting terakhir yang bertepatan dengan berakhirnya waktu.

Angg-5648

Pada akhirnya, official pertandingan memutuskan poin Cliff tidak dihitung karena terlambat melepaskan bola sepersekian detik sebelum waktu berakhir. Petra 1 pun harus menerima hasil ini dengan kepala tegak. Bagi kami, Petra 1 adalah pemenang sejati, meskipun diputuskan sebagai runner up. Semua yang dilakukan sampai detik penghabisan dalam laga final Junior DBL adalah berkat dari pertolongan Tuhan. Semua ini adalah untuk kemuliaan nama Tuhan. Terima kasih Tuhan, guru-guruku, orang tuaku, dan teman-temanku. Kalian sungguh luar biasa! Biarlah momen ini menjadi pelajaran yang sangat berarti dalam kehidupan kita. Petra 1... yes we can!!!

Angg-6083

 

 

 

 

 

 

 

 

boost the values reap the success