| |
Dispora Cup 2015

lomba dispora

Pada tanggal 6-30 November 2015, tim basket putri SMP Kristen Petra 1 mengikuti pertandingan basket Dispora Cup yang diadakan di YPPI 1. Kami sangat bersemangat dan bertekad untuk menang, terlebih karena tim kali ini merupakan campuran dari beberapa teman yang dulu tidak dapat bergabung dalam tim basket DBL, ada gabungan dari siswa kelas VII yang ikut memperkuat tim kami.

Membudayakan Batik Melalui Lomba Desain Batik Parang

lomba batik

Kamis, 19 November kemarin, Universitas Airlangga (atau Unair nama kerennya) mengadakan Pekan Warisan Budaya Dunia & Ekonomi Kreatif. Banyak sekali kegiatan yang diadakan dalam event tersebut, salah satu kegiatan yang saya ikuti adalah lomba desain batik, di kesempatan itu desain batik yang diminta untuk jenjang SMP adalah desain batik parang.

Pentas Seni UPTD

Paduan Suara selalu dilombakan setiap tahunnya. Tapi, tentu saja kita tidak boleh menganggap remeh semua peserta hanya karena kita pernah memenangkan lomba paduan suara. Keberuntungan bukan hanya milik kita. Jadi, kami melihat semua ini sebagai tantangan yang bukan dilewati saja. Kita harus menaklukan tantangan itu semaksimal mungkin.

Selasa, 20 Oktober 2015 diadakan lomba Paduan Suara antar kecamatan. SMP Kristen Petra 1 memilih kami sebagai perwakilan untuk mengikuti lomba ini. Kami pun berusaha sebaik-baiknya. But, jangan salah dulu nih.. meskipun lomba ini hanya tingkat kecamatan bukan berarti ini akan mudah. Karena jika ingin mendapat kejuaraan kita harus mulai dari paling bawah. Dari situ kita bisa terus naik hingga tingkat Surabaya, Provinsi, atau Nasional.

Beberapa minggu sebelum lomba, kami berusaha se-maksimal mungkin melalui latihan bersama. Tentu saja, kami nggak mau kalah begitu saja. Kami mau membuktikan kualitas tim paduan suara Petra 1 yang sebenarnya. Meskipun banyak tantangan yang harus kita hadapi, tapi kita tetap berpikir positif. Kami bertekad untuk menang bukan untuk kalah. Hari itu pun datang, semangat kami langsung berkobar. Kami tidak mau usaha kami selama ini tidak berguna. Kami berlatih dengan sebaik-baiknya. Nada, gerakan, dan kekompakkan itu yang kita latih selama ini. Kami diminta datang di sekolah pukul 15:30 dan kami mempersiapkan diri dengan merapikan penampilan. Setelah selesai bersiap-siap, kami pun berangkat ke THR. Sebelum berangkat kami berdoa minta penyertaan Tuhan. Kurang lebih sekitar pukul 17:30 kami tiba. Kami semua pun berkumpul dan masuk ke dalam bersama-sama.

Sebelum lomba, kami semua diberi tiket untuk bermain. Kami pun kegirangan dan segera menaiki wahana-wahana bersama sambil menunggu waktu 3 jam sebelum tampil. Tanpa terasa waktu berjalan cepat, saatnya kami dipanggil untuk latihan sebelum tampil, kami masih berusaha agar memberikan hasil yang memuaskan.

Akhirnya, giliran kami untuk perform tiba. Kami semua gugup. Saat di backstage kami semua berdoa agar pertunjukkan yang kami tampilkan berjalan dengan lancar. Kami pun mempersembahkan lagu “Si Patokaan” dan “Kulihat Ibu Pertiwi”. Meskipun masih ada beberapa yang salah, tapi kami tetap berusaha melakukan yang terbaik. Sekitar pukul 23:00 Bu Dian memberi kabar bahwa kami menang juara 1. Kami yang tahu itu pun memekik bahagia meskipun di rumah masing-masing, ternyata usaha kita selama ini tidak sia-sia. Kami pun berterima kasih kepada Tuhan, kami juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang sudah banyak membantu kita. Beberapa hari seusai lomba, bu Dian berkata bahwa kita akan lanjut ke tingkat Surabaya. Wah... nggak sabar nih, tunggu kita tingkat Surabaya!!!

paduan-suara.jpg

Logo Design Contest

Memperingati HUT ke 65 PPPK Petra banyak kegiatan lomba yang diadakan, salah satunya yaitu Logo Design Contest. Pertama kali mendengar adanya perlombaan tersebut kami sangat antusias sekali, jarang-jarang ada lomba membuat desain logo, apalagi yang dibuat adalah logo Petra, tempat kami bersekolah.

Masing-masing dari kami mulai mencari ide yang sesuai dengan tema dan mulai membuat sketsa desain logo yang ada dalam bayangan kami masing-masing. Sketsa tersebut kami wujudkan menjadi sebuah gambar logo dan kami kumpulkan sebelum deadline akhir pengumpulan.

Hari pengumuman tiba, perasaan kami semakin cemas karena dari 102 orang peserta yang menyerahkan desain logo, hanya akan dipilih 6 orang yang berhak maju presentasi. Senang, kaget dan tidak percaya, 3 kata itu yang mungkin mewakili perasaan saya, Felix See ketika namaku disebut sebagai salah satu diantara 6 finalis yang berhak presentasi. Ini baru permulaan, karena saya masih harus menyelesaikan presentasi tentang desain logo yang saya buat.

Mempersiapkan presentasi tidak semudah yang saya bayangkan, untungnya orang tua, saudara dan pihak sekolah juga memberikan motivasi dan dukungan pada saya. Mereka semua cukup membantu untuk jadi pendengar dan pemberi kritik maupun saran. Kamis, 24 Oktober 2015 adalah hari saya untuk mempresentasikan desain logo. Saya kuatir jika tidak bisa menampilkan presentasi yang baik, namun karena dukungan dari semua orang, saya hanya berpikir untuk memberikan presentasi yang terbaik.

Sabtu, 14 November 2015 adalah hari pelaksanaan babak akhir lomba desain logo. Perasaan grogi semakin muncul ketika saya menunggu giliran mempresentasikan hasil akhir desain logo yang saya buat. Saya hanya berserah kepada Tuhan, bila Tuhan mengijinkan saya untuk menang, pasti saya akan menang. Saya telah melakukan yang terbaik dan semuanya kuserahkan pada-Nya.

Seperti tidak percaya, tapi ternyata saya dapat meraih juara 1, saya sangat bangga dan bersyukur kepada Tuhan, persiapan dan usaha yang saya lakukan memberikan hasil yang menyenangkan. Thanks God!

Dempo Cup XI

Pada hari Sabtu,24 Oktober 2015, SMP Kristen Petra 1 mengirimkan beberapa siswa untuk mengikuti lomba Dempo Cup yang ke 11 di SMAK St.Albertus, Malang. Ada beberapa lomba yang kami ikuti yaitu: lomba IPS, lomba MIPA, dan lomba Bahasa Inggris.

Setelah mengerjakan soal penyisihan yang lumayan memeras otak, Puji Tuhan, semua tim IPS SMP Kristen Petra 1 berhasil lolos ke babak semifinal. Namun, perjalanan kami belum selesai begitu saja. Di babak semifinal kami di minta mengerjakan 12 soal IPS dan PKN. Kali ini soal yang diujikan lebih susah karena berbentuk uraian, kami hanya dapat berusaha semampu kami untuk memberikan yang terbaik. Setelah lama menunggu pengumuman, Puji Tuhan salah satu tim IPS kami lolos ke Babak Final.

Di babak final, para tim diajak bermain game cerdas cermat. Setelah lama berjuang, sekali lagi kami tidak henti-hentinya bersyukur karena tim IPS dari SMP Kristen Petra 1 akhirnya berhasil mendapatkan gelar Juara 1 atas nama Matthew Farant (kelas 9.4), Luciano (kelas 9.3),dan Matthew Adi (kelas 7.2). Kami semua sangat bahagia karena kami bisa melakukan yang terbaik pada hari Sabtu itu.

IPS.jpg

boost the values reap the success